One Day Trip Ke Pulau Macan

Saya selalu lupa kalau Jakarta itu kota yang berada di tepi laut. Bulan Maret 2015 lalu, saya diajak oleh teman untuk mengunjungi Pulau Macan tanpa menginap. Saya langsung berpikir “emang mungkin, ya?”. Berhubung ditraktir, saya mengatakan “yuk” tanpa ragu-ragu.

Saya berangkat pukul 6 dari daerah Setiabudi dan sampai di Ancol kurang dari satu jam. Disitu saya mulai ingat “oh iya ya, Jakarta kan punya pantai.” Sekitar pukul 8, saya sudah di kapal speedboat, tidak berapa lama speedboat berangkat. Saya baru tahu ternyata speedboat ini adalah angkutan umum yang digunakan warga kepulauan seribu. Jadi selayaknya angkutan umum ada jadwal dan tujuan reguler. Kondisinya sangat baik dan terawat. Penumpang bisa duduk di atap atau di ruangan bawah yang dilengkapi AC dan toilet.

Perjalanan selama 90 menit terasa seperti naik roller coaster. Ombak yang cukup besar mengakibatkan kapal seperti terbanting-banting. Lumayan jadi hilang ngantuknya. Kapal berhenti di beberapa pulau seperti Pulau Pramuka dan Pulau Kotok. Sekitar jam 10 kami sampai di Pulau Macan. Perpaduan air laut yang bening ditambah dengan pulau yang rimbun sebenarnya standar seperti pulau-pulau kecil lainnya di Indonesia, Lucky us. Tetapi fakta bahwa pulau ini hanya berjarak 90 menit dari Jakarta yang super “darat oriented” membuat saya terpesona. Biasanya 90 menit itu perjalanan dari Setiabudi ke Depok, Ciputat, Atau Bintaro, ternyata kalo ke utara 90 menit itu langsung ke surga.

Sampai di pulau, cemilan pagi sudah tersedia. Ada bubur, nasi goreng, pancake, enak enak. Minum pun free flow jus buah, susu, dan minuman ringan. Setelah puas makan dan agak sedikit menyesal membawa terlalu banyak cemilan, saya berkeliling pulau. Pulau kecil ini dikelola dengan baik, ada sekitar 18 kamar tak berdinding yang bisa disewakan. Sepertinya seru bangun tidur langsung melihat laut dan bisa langsung nyemplung main air. Harga sewanya pun lumayan mahal, mungkin karena mahal, pulau ini jadinya sangat tertata.

Agak siang saya dan teman-teman memutuskan untuk main air sampai sore. Pulau ini terdiri dari Pulau Macan Besar dan Macan Kecil. Macan besar, pulau yang dijadikan resort. Macan kecil, pulau di seberangnya yang tidak berpenghuni dan bisa disebrangi dengan kayak atau jalan kaki. Kami memilih untuk jalan kaki. Sepatu, kacamata snorkle,celana renang, handuk,kayak semuanya fasilitas resort yang bisa dipinjam dan digunakan secara gratis. JIka bisa diving, ada juga fasilitasnya tetapi dengan biaya tambahan,

Pulau ini cocok untuk leyeh-leyeh dan main air. Jika ingin melihat ikan dan terumbu karang, snorkling di dekat dermaga adalah tempat yang paling banyak ikannya. Main air 3 s.d 4 jam sudah lebih dari cukup untuk melepas penat. Setelah itu makan siang serba seafood. Selesai makan kami hanya leyeh-leyeh menunggu speedboat menuju ancol. Jam 15.30 kami sudah sampai kembali di Ancol dan duduk-duduk lucu di segara.

Menyenangkan sekali rasanya bisa liburan satu hari di Jakarta. Ternyata Jakarta bukan hanya mal, kota tua dan monas. Ada pulau-pulau cantik yang bersih dan nyaman untuk dikunjungi, bahkan bisa untuk one day trip saja

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s